Bahasa Indonesia
Cara memakai kalkulator bunga majemuk
Kalkulator bunga majemuk ini menghitung berapa nilai tabungan, deposito, atau investasi rutin kamu setelah bertahun-tahun. Contoh yang sudah terisi: setoran awal Rp10 juta, menabung Rp1 juta per bulan, imbal hasil 6% per tahun selama 10 tahun. Hasilnya sekitar Rp182 juta, dan Rp52 juta di antaranya berasal dari bunga.
- Isi setoran awal dan setoran rutin, lalu pilih bulanan, per 3 bulan, atau tahunan.
- Pilih waktu setoran. Kalau kamu menabung setelah gajian di akhir bulan, pilih akhir periode.
- Isi bunga atau perkiraan imbal hasil per tahun, dan seberapa sering bunga dihitung. Tabungan bank biasanya menghitung bunga harian, deposito umumnya bulanan.
- Kalau kamu berencana menaikkan setoran tiap kali naik gaji, isi persentase kenaikan per tahun. Isi juga inflasi agar terlihat nilai riilnya.
- Lihat grafik dan tabel per tahun. Simpan hasilnya sebagai PDF atau unduh tabelnya sebagai CSV untuk dibuka di Excel atau Google Sheets.
Menabung 1 juta per bulan selama 10 atau 20 tahun jadi berapa?
Jawabannya sangat bergantung pada imbal hasil dan lamanya. Berikut hasil setoran Rp1.000.000 per bulan (akhir bulan, bunga dihitung bulanan, mulai dari nol):
| Imbal hasil per tahun | Setelah 10 tahun | Setelah 20 tahun |
|---|---|---|
| 4% | Rp147.249.805 | Rp366.774.626 |
| 6% | Rp163.879.347 | Rp462.040.895 |
| 8% | Rp182.946.035 | Rp589.020.416 |
| 10% | Rp204.844.979 | Rp759.368.836 |
Uang yang kamu setor sendiri Rp120 juta dalam 10 tahun dan Rp240 juta dalam 20 tahun. Perhatikan baris 10%: dalam 20 tahun bunganya sekitar Rp519 juta, lebih dari dua kali setoranmu. Di tahun-tahun akhir, bunga dari bunga tumbuh lebih cepat daripada setoran bulanan. Karena itu mulai lebih awal hampir selalu lebih berpengaruh daripada menambah setoran belakangan.
Rumus bunga majemuk
Untuk satu kali setoran tanpa tambahan, rumusnya:
P = setoran awal, r = bunga per tahun ÷ 100
n = berapa kali bunga dihitung per tahun, t = tahun
Contoh deposito: Rp100 juta dengan bunga 5% per tahun selama 5 tahun. Kalau bunga dihitung tahunan, hasilnya 100.000.000 × 1,05^5 = Rp127.628.156. Kalau dihitung bulanan, sekitar Rp128.335.868. Bandingkan dengan bunga tunggal yang hanya memberi Rp25 juta selama 5 tahun.
Setoran rutin lebih repot dihitung manual, apalagi kalau setoran bulanan tetapi bunga dihitung harian atau tahunan. Kalkulator ini menghitung bulan per bulan: saldo dikalikan bunga bulanan yang setara, (1 + r/n)^(n/12), lalu setoran ditambahkan di awal atau akhir periode sesuai pilihanmu.
Satu catatan jujur. Bunga deposito di bank dipotong pajak, dan tabungan biasa sering punya biaya administrasi bulanan. Untuk tabungan dengan saldo kecil, biaya admin bisa lebih besar dari bunganya. Pakai angka bunga bersih setelah pajak supaya hasilnya realistis.
Berapa yang harus ditabung per bulan untuk dapat 1 miliar?
Pilih mode "Setoran untuk target", isi Rp1.000.000.000, lalu kalkulator menghitung mundur. Dengan imbal hasil tetap 6% per tahun:
| Jangka waktu | Setoran per bulan |
|---|---|
| 15 tahun, mulai dari nol | Rp3.438.553 |
| 20 tahun, mulai dari nol | Rp2.164.315 |
| 20 tahun, setoran awal Rp10 juta | Rp2.092.672 |
Kalau kamu mengisi kenaikan setoran per tahun, angka yang muncul adalah setoran tahun pertama. Cara ini lebih masuk akal untuk karyawan yang gajinya naik tiap tahun. Contoh: Rp1 juta per bulan yang dinaikkan 10% setiap tahun, dengan imbal hasil 6%, menjadi sekitar Rp249 juta dalam 10 tahun, jauh di atas Rp164 juta kalau setorannya tetap.
Punya THR atau bonus tahunan? Ganti frekuensi ke tahunan. Rp5 juta per tahun selama 10 tahun di 6% menjadi sekitar Rp66,4 juta.
Kenapa nilai riil penting
Rp1 miliar 20 tahun lagi tidak sama dengan Rp1 miliar hari ini. Dengan inflasi 3% per tahun, daya belinya kira-kira hanya Rp553,7 juta dalam harga sekarang. Contoh bawaan di atas, Rp182 juta setelah 10 tahun, setara sekitar Rp135,5 juta hari ini. Kalau sedang menghitung dana pensiun atau dana pendidikan anak, pakai nilai riil sebagai patokan, bukan angka nominal.
Batasan simulasi
- Imbal hasil investasi naik turun. Reksa dana saham bisa minus di satu tahun lalu naik tinggi di tahun berikutnya. Coba juga angka yang lebih rendah sebagai skenario hati-hati.
- Biaya. Biaya pengelolaan, biaya admin, atau selisih kurs langsung mengurangi imbal hasil.
- Bunga dianggap tetap. Bunga deposito dan tabungan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan bank.
Semua perhitungan berjalan di browser kamu, tidak ada data yang dikirim ke mana pun.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung bunga majemuk?
Bunga dihitung dari saldo yang sudah termasuk bunga sebelumnya, dengan rumus A = P × (1 + r/n)^(n×t). Contoh: Rp100 juta dengan bunga 5% per tahun yang dihitung tahunan menjadi sekitar Rp127.628.156 setelah 5 tahun.
Kalau menabung 1 juta per bulan selama 10 tahun jadi berapa?
Sekitar Rp163,9 juta kalau imbal hasilnya 6% per tahun dan dihitung bulanan. Uang yang kamu setor Rp120 juta, sisanya sekitar Rp43,9 juta adalah bunga.
Berapa yang harus ditabung per bulan untuk mendapat 1 miliar?
Sekitar Rp2,16 juta per bulan selama 20 tahun dengan imbal hasil tetap 6% per tahun, mulai dari nol. Pilih mode 'Setoran untuk target' lalu isi target, bunga, dan jangka waktumu sendiri.
Apa bedanya bunga majemuk dan bunga tunggal?
Bunga tunggal hanya dihitung dari pokok awal, sedangkan bunga majemuk juga dihitung dari bunga yang sudah terkumpul. Rp100 juta dengan bunga tunggal 5% selama 5 tahun mendapat Rp25 juta, dengan bunga majemuk tahunan sekitar Rp27,6 juta.
Apakah kalkulator ini bisa untuk reksa dana?
Bisa untuk simulasi, dengan catatan imbal hasil reksa dana tidak tetap. Isi perkiraan imbal hasil per tahun, misalnya 6%, lalu coba juga angka yang lebih rendah agar kamu tahu skenario terburuknya.
Apa itu nilai riil setelah inflasi?
Nilai riil adalah daya beli saldo masa depan dalam harga hari ini. Dengan inflasi 3% per tahun, Rp1 miliar 20 tahun lagi kira-kira setara Rp553,7 juta sekarang.
Lebih untung setor di awal atau akhir bulan?
Setor di awal bulan sedikit lebih untung karena uangnya mendapat bunga satu bulan lebih lama. Selisihnya kecil untuk setoran bulanan, tetapi terasa untuk setoran tahunan dalam jumlah besar.