Bahasa Indonesia
Cara pakai kalkulator diskon
Kalkulator diskon ini menghitung harga setelah diskon, berapa rupiah yang kamu hemat, dan persen diskon yang sebenarnya. Bisa untuk diskon persen biasa, potongan rupiah dari voucher, diskon bertingkat seperti "50% + 20%", atau menghitung mundur harga asli dari harga coret. Pilih jenisnya di bagian atas, ketik harganya, dan hasilnya langsung berubah.
- Diskon % untuk label "diskon 30%". Klik tombol persen atau ketik angkanya sendiri.
- Potongan Rp untuk voucher seperti "potongan Rp50.000". Centang kotaknya kalau potongan berlaku per barang.
- Bertingkat untuk diskon tambahan di atas harga yang sudah didiskon, sampai tiga lapis.
- Harga asli untuk mencari harga sebelum diskon.
- Bandingkan promo untuk mengadu sampai tiga promo sesuai jumlah barang yang kamu perlukan.
Jumlah barang dan pajak boleh diisi, boleh juga dibiarkan. Totalnya bisa dibulatkan ke Rp100, Rp500, Rp1.000, atau Rp5.000, lalu disimpan sebagai PDF kalau perlu dikirim ke orang lain.
Rumus menghitung diskon
Kalikan harga dengan bagian yang masih kamu bayar. Diskon 30% artinya kamu bayar 70%, jadi baju Rp250.000 jatuhnya 250.000 × 0,7 = Rp175.000. Potongannya sendiri 250.000 × 0,3 = Rp75.000.
Harga setelah diskon = harga × (1 − diskon ÷ 100)
Cara cepat di kepala: 10% itu harga dibagi 10. Dari Rp250.000, 10% berarti Rp25.000, jadi 30% sama dengan Rp75.000 dan 5% sama dengan Rp12.500.
Tabel diskon untuk Rp100.000 dan Rp250.000
| Diskon | Hemat dari 100 rb | Bayar | Hemat dari 250 rb | Bayar |
|---|---|---|---|---|
| 10% | Rp10.000 | Rp90.000 | Rp25.000 | Rp225.000 |
| 20% | Rp20.000 | Rp80.000 | Rp50.000 | Rp200.000 |
| 25% | Rp25.000 | Rp75.000 | Rp62.500 | Rp187.500 |
| 30% | Rp30.000 | Rp70.000 | Rp75.000 | Rp175.000 |
| 40% | Rp40.000 | Rp60.000 | Rp100.000 | Rp150.000 |
| 50% | Rp50.000 | Rp50.000 | Rp125.000 | Rp125.000 |
| 70% | Rp70.000 | Rp30.000 | Rp175.000 | Rp75.000 |
Diskon 50% + 20% itu jadi berapa persen?
Jadinya 60%, bukan 70%. Ini yang paling sering bikin salah hitung waktu Harbolnas 12.12 atau midnight sale di mal. Diskon kedua dipotong dari harga yang sudah turun. Sepatu Rp400.000 diskon 50% jadi Rp200.000. Tambahan 20% dari Rp200.000 adalah Rp40.000, jadi kamu bayar Rp160.000. Itu setara diskon 60% dari harga awal.
50% + 20%: 1 − 0,5 × 0,8 = 0,6 → diskon 60%
Urutannya tidak berpengaruh. Dibalik jadi 20% dulu baru 50%, hasilnya tetap Rp160.000. Diskon 50% + 20% + 10% totalnya 64%, bukan 80%. Mode Bertingkat menampilkan angka yang sebenarnya, lengkap dengan perbandingan angka yang terkesan dijanjikan spanduk promo.
Cara menghitung harga sebelum diskon
Bagi harga diskon dengan persen yang kamu bayar. Tas seharga Rp210.000 setelah diskon 30% berarti kamu bayar 70% dari harga asli, jadi harga aslinya 210.000 ÷ 0,7 = Rp300.000.
Jangan menambahkan 30% ke harga diskon. Hitungan 210.000 × 1,3 = Rp273.000 hasilnya kekecilan, karena persen diskon diambil dari angka yang lebih besar. Cara ini juga berguna untuk mengecek harga coret di marketplace. Kalau harga coretnya jauh di atas harga normal di toko lain, label "diskon 70%" tidak banyak artinya.
Beli 2 gratis 1 atau diskon 30%, mana yang lebih murah?
Tergantung berapa barang yang memang kamu butuhkan. Contohnya sabun cair Rp30.000 per botol dengan tiga promo berbeda:
| Jumlah botol | Diskon 30% | Beli 2 gratis 1 | 3 botol Rp75.000 |
|---|---|---|---|
| 1 | Rp21.000 | Rp30.000 | Rp30.000 |
| 2 | Rp42.000 | Rp60.000 | Rp60.000 |
| 3 | Rp63.000 | Rp60.000 | Rp75.000 |
| 4 | Rp84.000 | Rp90.000 | Rp105.000 |
| 6 | Rp126.000 | Rp120.000 | Rp150.000 |
Beli 2 gratis 1 setara diskon 33,3%, tapi hanya kalau jumlahnya kelipatan tiga. Paket "3 botol Rp75.000" dari harga normal Rp90.000 cuma hemat 16,7%, padahal kelihatannya murah. Kalau kamu hanya perlu satu atau dua botol, diskon 30% jelas lebih untung.
Diskon, cashback, dan pajak
Cashback bukan potongan harga. Biasanya dibayar dalam bentuk koin atau saldo dan ada batas maksimalnya. Cashback 20% maksimal Rp25.000 untuk belanja Rp400.000 nilainya cuma Rp25.000, setara diskon 6,25%, dan baru bisa dipakai di transaksi berikutnya. Masukkan sebagai Potongan Rp supaya kelihatan diskon sebenarnya.
Harga di toko ritel umumnya sudah termasuk PPN, jadi kotak pajak biarkan 0. Isi tarifnya hanya kalau harga yang tertulis belum termasuk pajak, misalnya penawaran dari supplier atau harga menu yang nanti ditambah pajak restoran di kasir. Pajaknya dihitung dari harga setelah diskon, bukan dari harga awal.
Pertanyaan yang sering diajukan
Diskon 30% dari 250 ribu jadi berapa?
Jadi Rp175.000. Potongannya 30% × 250.000 = Rp75.000, atau langsung saja 250.000 × 0,7 = 175.000.
Diskon 50% + 20% apakah sama dengan diskon 70%?
Tidak, totalnya cuma 60%. Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong: Rp200.000 jadi Rp100.000, lalu dipotong 20% lagi jadi Rp80.000.
Bagaimana cara menghitung harga asli sebelum diskon?
Bagi harga diskon dengan (1 − persen diskon ÷ 100). Barang seharga Rp140.000 setelah diskon 30% harga aslinya 140.000 ÷ 0,7 = Rp200.000.
Cara menghitung persen diskon dari harga awal dan harga akhir?
Kurangi harga awal dengan harga akhir, bagi dengan harga awal, lalu kali 100. Dari Rp150.000 turun ke Rp120.000 berarti 30.000 ÷ 150.000 × 100 = 20%.
Beli 2 gratis 1 itu sama dengan diskon berapa persen?
Sama dengan diskon 33,3%, tapi hanya kalau kamu memang butuh 3 barang. Kalau cuma perlu 2, kamu tetap bayar harga penuh untuk keduanya.
PPN dihitung sebelum atau sesudah diskon?
Umumnya sesudah diskon, selama potongan harganya tercantum di nota atau faktur. Barang Rp1.000.000 diskon 20% dengan PPN 11% jadi 800.000 × 1,11 = Rp888.000.
Cashback 20% sama dengan diskon 20%?
Belum tentu, karena cashback sering ada batas maksimalnya dan dibayar dalam bentuk koin atau saldo. Cashback 20% maksimal Rp20.000 untuk belanja Rp300.000 hanya setara diskon 6,7%.